Minggu, 09 Desember 2007

Options

Pasar Derivatif dan Instrumennya : Options

Derivative adalah surat berharga yang mengambil nilai dari return asset atau surat berharga lainnya.

Pasar secara fisik tersedia untuk kotrak option dan future. Exchange traded derivative merupakan transaksi derivatif yang sudah distandarisasi dan digaransi oleh sebuah clearinghouse. Namun beberapa option juga diperdagangkan melalui over-the-counter market, sebagai contoh bond option.

Pada tulisan ini kita akan melihat salah satu instrumen derivatif yaitu option.

Option untukmembeli sebuah aset pada harga tertentu kita sebut call option. Penjual option memiliki kewajiban untuk menjual asset pada harga yang sudah disetujui, dan pembeli option call memiliki hak untuk membeli asset.

Option untuk menjual asset pada harga yang sudah ditetapkan disebut dengan put option. Penjual option memililki kewajiban kewajiban untuk menjual asset pada harga yang sudah disepakati dan pembeli put memiliki hak untuk menjual asset tersebut.

Untuk memudahkan terminology di sini pemilik call dapat melakukan “call the asset ini” atau membelinya dan pemiliki put dapat melakukan “put the asset to” atau menjual put.

Arbitrage adalah merupakan salah satu konsep yang penting dalam melakukan valuasi surat berharga(securities) derivative. Dalam konsep awalnya, arbitrage tidak berisiko. Jika tingkat pengembalian lebih besar dari risk free rate yang dapat diperoleh melalui portfolio asset yang dimiliki yang dapat memproduksi riskless return, maka kesempatan melakukan arbitrage muncul. Arbitrage opportunities muncul pada kondisi ketika harga asset mengalami misprice. Trading yang dilakukan oleh para arbitrageur akan terus dilakukan hingga efek supply dan demand telah mencukupi untuk membawa asset pada harga atau level yang efisien (tidak ada arbitrage opportunity).

Long call: pembeli call option: hak untuk membeli underlying asset

Short call: penjual call option memiliki kewajiban untuk menjual underlying asset

Long Put: Pembeli put option memiliki hak untuk menjual underlying asset

Short Put: Penjual put option memiliki kewajiban untuk membeli underlying asset

Untuk mendapatkan hak ini, maka pemilik option harus membayar option tersebut dengan harga yang disebut dengan option premium (premi opsi) kepada pnejual option

Sebagai contoh perusahaan ABC memiliki saham dengan harga $55 dan memiliki call option yang tersedia padanya dengan premi sebesar $10. Call option ini memiliki exercise price $50 dan memiliki expiration date 5 bulan. Exercise pricenya adalah $50 sering disebut dengan option strike price.Jika ABC call option dibeli seharga $10 maka buyer memiliki hak untuk membeli ABC stock dari penjual option pada 5 bulan ke depan sebesar $50. penjual atau writer memiliki hak untuk menerima premi $10 apapun yang terjadi pada stock selama periode tersebut. Apabila harga stock mencapai $50 maka harus menjual pada angka tersebut kepada pembeli. Apabila harga ABC stock di bawah $50 maka pembeli memiliki hak untuk itdak membeli stock tersebut. Pada kesimpulannya pemilik option memiliki hak untuk membeli stock apabila dirasa menguntungkan dan penjual option memiliki kewajiban untuk menjual sesuai keinginan pembeli. Put option juga mirip dengan call option kecuali pembeli (posisi long) memiliki hak untuk menjual share ABC pada harga $50 pada setiap saat dalam 5 bulan. Penjual put (posisi short) memiliki kewajiban untuk membeli ABC stock pada harga exercise pada saat option diexercise.

Moneyness: in the money, out of the money, dan at the money

· In the money call option: jika harga (S) stock dibandingkan dengan harga exercise option (X) yaitu S-X >0 pada saat exercise

· Out of the Monye ketika S-X <0

· At the money ketika S = X

Pada kondisi Put option

· In the money call option: jika harga (S) stock dibandingkan dengan harga exercise (X) yaitu X-S >0 pada saat exercise

· Out of the Monye ketika X-S <0

· At the money ketika S = X

Contoh:

Call :40 july

Put : 40 july

Harga share :$37

Hitung in or out of the money

Call = 3$ out the money karena S-X = -$3 the put is $3 in the money karena X-S = $3

Intrinsic value pada sebuah call option adalah lebih besar (S-X) atau nol

C = Max (0,S-X)

Pada put option (X-S) atau nol

P = Max (0,X-S)

Contoh : intrinsic value

Sebuah call option dengan strike price $50. Hitung intrinsic value pada opsi ini untuk harga stock pada $55,$50, dan $45

Jawaban:

Harga stock = $55, C= max [0,S-X] = max [0,(55-50)] =$5

Harga stock = $50, C= max [0,S-X] = max [0,(55-50)] =$0

Harga stock = $45, C= max [0,S-X] = max [0,(55-50)] =$0

Pada Gambar 1 di atas pada saat expiration date, imbal balik kepada pemilik adalah nol atau sejumlah marjin pada option apabila option in the money. Kepada penjual, imbal baliknya adalah nol atau minus sejumlah marjin pada opsi apabila in the money. Tidak ada imbal balik yang bernilai positif kepada penjual option. Penjual akan mendapatkan premi dan berkewajiban menanggung call ketika pembeli mendapatkan keuntungan.

  • Imbal balik sebuah posisi long call (solid line) adalah garis lurus yang memiliki sudut 45 derajat ke atas dari koordinat strike price, X
  • Imbal balik sebuah posisi writer call (dot line) adalah garis lurus yang memiliki sudut 45 derajat ke bawah dari koordinat strike price, X
  • Option adalah zero sum game. Jika anda mempunyai imbal balik posisi long call option dan imbal balik short option anda akan mendapatkan imbal balik bersih nol.
  • Pada contoh di atas harga stock pada $55, imbal balik long adalah $5 dan short adalah -$5

Sama dengan imbal balik pada diagram call option pada Gambar 2 memperlihatkan imbal balik nilai pada tanggal expiration untuk put option. Apabila harga stock kurang dari strike price, pemilik put akan melakukan exercise option dan memperoleh (X-S). Jika harga stock lebih besar atau sama dengan strike price, pemegang put akan membiarkan put option expire dan tidak melakukan apapun (0). Pada harga stock $40 maka imbal laik put adalah $10, dan penjual seller (short) akan mendapatkan negative payoff karena dia harus menjual stock pada harga $50 dan memperoleh stock yang berharga $40

The Time value pada sebuah option adalah sejumlah marjin dimana premi option melebih intrisik valuenya dan kadang kala disebut nilai spekulasi pada option.

Option Value = Intrinsic value + Time Value

Exchange Traded atau listed option sudah di bawah regulasi, distandarisasi, sifatnya liquid dan di back up oleh option clearing corporation seperti di Chicago Oard Option Exchange transactions.

Ada tiga tipe option yang dapat kita pertimbangkan yaitu:

  1. financial option
  2. option pada future
  3. commodity option

Financial option termasuk equity option dan option lainnya berdasarkan stock index, treasury bond, interest rate, dan mata uang. Strike price pada financial option dapat dalam bentuk yield-to-maturity pada bond, index level, atau nilai tukar pada forex option. LIBOR-based interest rate option memiliki imbal balik Berdasarkan perbedaan antara LIBOR pada expiration dan strike rate pada option.

Bond option sering digunakan pada Treasury Bond karena trading dilakukan secara aktif dan sifatnya over the counter. Bond option dapat dapat dideliver ataupun dapat disettle dalam bentuk cash. Pemilik call option pada sebuah dapat akan mendapatkan untung apabila suku bunya turun dan harga bond naik. Sedangkan pemilik put akan untung ketika suku bunga naik dan harga bond naik.

Index option harus disettle dalam bentuk cash, dan dikreditkan ke dalam account pemilik option. Imbal balik index call (long) adalah sejumlah marjin ketika index level pada expiration melebihi index lavel yang dispesifikasikan pada option strike priced kemudian dikalikan dengan contract multiplier.

Contoh index option:

Ketika adna memiliki call option pada S&P 500 Index dengan exercise price = 950. The multiplier contract adalah 250. Payoff pada option ketika index level 962 pada expiration adalah:

Ini merupakan call option dan ketika expiration date imbal balik adalah (962-952) * $250 = $3000

Option on futures, memberikan hak kepada pemilik untuk membeli atau menjual pada kontrak futures yang sudah disepakati sebelum atau pada hari kesepakatan, pada strike price.

  • Call options pada futures contract memberikan hak kepada pembeli pada posisi long side pada sebuah kontrak future pada harga future yang diberikan. Asumsinya ketika kamu yang memiliki bond future 98 (percent of face) dapa pada expiration harga futures di kontrak bond adalah 99. Ketika anda melakukan exercise call berarti mengambil posisi long di futures contract dan pada account akan di marked to market sesuai dengan harga settlement. Account anda akan dikredit dengan sejumlah uang kas sebesar 1% (99-98) dari pada face value pada sebuah bond yang dicover oleh contract. Penjual akan mengambil posisi short dan mark to market value pada posisi ini dan mendebit cast yang kemudian akan didepositkan ke dalam account anda.
  • Put Option pada future contract memberikan hak kepada pemegang untuk mengambil posisi short di future price sesuai dengan strike price.

Commodity options memberikan hak kepada pemilik untuk membeli atau menjual sejumlah kuantitas yang sudah ditetapkan pada asset fisik pada strike price.

Tidak ada komentar: